Umum

6 Cara Mengetahui CVV Kartu Kredit : Fungsi, Bagian & Artinya

Cara Mengetahui CVV Kartu Kredit – Kartu kredit merupakan produk layanan yang diberikan kepada nasabah bank dengan beberapa persyaratan dan prosedur pengajuan yang benar. Tidak semua nasabah dapat dengan mudah membuat kartu kredit ini, dimana ada beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi.

Seperti yang kita ketahui, kartu kredit ini berfungsi sebagai sarana transaksi perbankan seperti pembayaran, belanja online/offline, tarik tunai, dan lain sebagainya. Nah saat kita berbelanja di toko atau supermarket, kartu kredit akan di gesek di mesin EDC yang berfungsi untuk mendapatkan nomor kartu kredit tercetak dan pada saat itu juga transaksi akan tercatat secara otomatis.

Namun berbeda dengan saat kita berbelanja melalui toko online. Transaksi online juga dilakukan dengan cara yang berbeda yaitu dengan mengisi formulir pembayaran. Bagi Anda pemegang kartu kredit, ada beberapa hal penting yang wajib Anda ketahui mengenai bagian-bagian yang tertera pada kartu kredit. Sehingga Anda dapat dengan mudah melakukan transaksi kartu kredit dengan aman.

Berbicara mengenai transaksi online, mungkin Anda sudah diarahkan untuk memasukkan kode CVV/CVC sebagai verifikasi terakhir saat melakukan transaksi. Lalu apa itu CVV (Card Verification Value) atau CVC (Card Verification Code) saat melakukan transaksi online? Untuk lebih jelasnya mari kita simak saja pembahasan cara mengetahui CVV kartu kredit yang telah kami siapkan berikut ini.

Cara Mengetahui CVV Kartu Kredit: Fungsi, Bagian & Arti

Cara Mengetahui CVV Kartu Kredit

Apa itu CVV dan CVC

Saat melakukan transaksi online, kita akan diarahkan untuk mencantumkan nomor yang disebut CVV atau CVC. Jadi disini anda harus mengetahui dimana letak nomor CVV/CVC nya, jadi jangan batalkan transaksi hanya karena anda tidak tahu dimana nomornya.

Kode CVV/CVC terletak pada 3 angka terakhir di belakang kartu kredit. CVV dan CVC sebenarnya sama saja, yang membedakan adalah jenis kartu kreditnya. Jika kartu kredit berlogo VISA biasanya menggunakan istilah CVV, sedangkan kartu kredit berlogo Mastercard biasanya menggunakan istilah CVC.

Fungsi CVV/CVC

CVV/CVC adalah fitur keamanan pembayaran elektronik dan online yang dimiliki oleh kartu kredit. Kode tersebut juga berlaku untuk kartu kredit berlogo VISA dan Mastercard. Dengan menggunakan CVV/CVC, bank penyedia kartu kredit akan mempercayai transaksi online Anda dalam jumlah yang cukup besar.

Jika Anda tidak mencantumkan CVV/CVC, jangan heran jika nantinya transaksi Anda ditolak dan kemungkinan kartu kredit Anda juga otomatis terblokir. Ini merupakan tindakan pencegahan atau preventif yang sengaja dilakukan oleh pihak bank penjaminan agar tidak terjadi kejahatan kartu kredit.

Perlu Anda ingat juga bahwa nomor CVV/CVC ini bukanlah nomor rahasia kartu kredit Anda. Nama lain CVV adalah CSC (Card Security Code atau nomor CVV2.

Bagian Kartu Kredit

Sebagai pengetahuan, Anda bisa mempelajari beberapa bagian yang dimiliki oleh kartu kredit, baik bagian depan maupun bagian belakang yang terdapat keterangan nomor atau angka. Untuk lebih jelasnya, lihat berikut ini:

Bagian depan

Bagian depan

1. Nama dan Logo Bank Penerbit Kartu Kredit

Di bagian paling atas Anda akan menemukan logo bank dengan nama bank tercantum di sebelahnya.

2. Keripik

Chip pada kartu kredit yang muncul merupakan fitur terbaru yang dimiliki hampir semua jenis kartu kredit. Chip ini berisi data pemegang kartu kredit terenkripsi sehingga sangat aman dari tindakan kriminal.

3. Nomor Kartu Kredit

Di bagian bawah chip terdapat nomor kartu kredit. Angka ini terdiri dari 16 digit angka yang dibagi menjadi 4 kelompok angka dengan jarak antar kelompok yang agak jarang. Dimana 4 digit pertama adalah jenis kartu dan nama bank penerbit.

4. Masa Berlaku Kartu Kredit

Kartu kredit juga memiliki masa berlaku mulai dari 2 tahun hingga 5 tahun. Masa berlaku tergantung pada kebijakan bank penerbit kartu kredit. Valid through artinya saat kartu kredit masih berlaku.

5. Nama Pemegang Kartu Kredit

Di bawah masa berlaku adalah nama pemegang kartu kredit. Nama pemilik yang tertera pada badan kartu kredit umumnya mengikuti nama yang tertera pada kartu identitas (KTP/SIM/Paspor). Jika nama terlalu panjang, biasanya akan dipersingkat.

6. Logo Merek Kartu Kredit/Jaringan Kartu Kredit

Di pojok kanan bawah terdapat logo brand kartu kredit. Merek kartu kredit bisa VISA, MasterCard dan JCB.

Kembali

Kembali

1. Pita Magnetik

Di bagian atas ada strip magnetik hitam. Kaset ini berisi data-data penting pelanggan serta data karet penting yang disimpan dalam bentuk barcode dan hanya dapat dibaca oleh mesin. Tape ini menggunakan magnet sehingga tidak disarankan untuk mendekatkan kartu kredit dengan benda yang memiliki daya magnet tinggi karena akan merusak kartu kredit.

2. Panel Tanda Tangan

Kemudian di bawah magnetic tape terdapat lembaran putih panjang yang berfungsi sebagai tempat tanda tangan pemilik kartu. Tanda tangan ini biasanya berfungsi sebagai verifikasi tambahan.

3. Nomor Verifikasi Tiga Digit

Kemudian di sisi kiri berwarna putih terdapat 3 digit nomor keamanan kartu yang disebut CVV/CVC. Cobalah untuk tidak mengetahui 3 digit ini oleh orang lain.

4. Alamat Bank Penerbit

Kemudian pada strip tanda tangan berwarna putih, Anda dapat melihat nama bank dan detail alamatnya. Hal ini dimaksudkan jika kartu kredit hilang, si penemu harus mengembalikannya ke bank penerbit kartu kredit.

5. Logo Cirrus atau Plus

Di bagian bawah kartu kredit, baik di pojok kanan atau kiri, biasanya Anda akan menemukan logo Cirrus atau Plus. Logo ini menunjukkan bahwa Anda dapat menarik uang tunai melalui kartu kredit Anda di ATM berlogo Cirrus atau Plus.

6. Hologram

Pengaman lain selain chip, tanda tangan, dan pita magnetik adalah hologram. Anda bisa menemukan hologram ini di bagian belakang atau depan kartu kredit.

Cara Menggunakan Kartu Kredit untuk Belanja Online

Untuk menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran belanja di toko online, ada beberapa cara yang perlu Anda ketahui di bawah ini.

1. Tipe kartu : Pada kolom jenis kartu, biasanya Anda akan diminta untuk memasukkan jenis kartu kredit, apakah kartu kredit Anda berjenis VISA atau Mastercard.

2. Nomor kartu : Pada kolom ini Anda dapat memasukkan nomor kartu kredit.

4. Pemegang Kartu Nama : Masukkan nama lengkap pemegang kartu kredit.

5. tanggal habis tempo : Adalah tanggal kadaluarsa kartu yang tertera di bagian depan kartu kredit.

6. Nomor CVV atau CID (Kartu Identifikasi). : Ada di bagian kartu kredit Anda.

Nah itulah beberapa pembahasan lengkap mengenai cara mengetahui CVV kartu kredit yang bisa Anda lihat di atas. Nah mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda semua. Jangan lupa baca juga artikel lainnya tentang cara penukaran poin kartu kredit BNI yang sudah idecredit.com sampaikan pada postingan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button